|
Tugas DikPus ITB 2021 Kebudayaan
Ada beberapa tradisi yang ada di perumahan yang saya
tinggali ini—salah satunya adalah TPA! TPA sendiri adalah Tempat Pelajar Alquran—yap,
seperti namanya sendiri, dapat ditebak tradisi ini melibatkan apa. Sebenarnya, bukan
TPA itu saja yang menjadi tradisi perumahan ini, namun semua yang berhubungan
dengan jam-jam sore menjelang buka puasa (saat Ramadhan) TPA ini
sendiri berlangsung dari jam 3 sore sampai jam 4—hal ini dikarenakan mereka
masih ingin memberikan sedikit waktu bermain untuk anak anak selepas kelas
selesai. Seperti TPA pada biasanya, anak-anak belajar cara membaca Al Quran dan
juga menghafal beberapa surat surat pendek. Ada juga
tradisi buka Bersama di masjid setiap Ramadhan! Kami para penghuni perumahan
ini bergantian untuk menyumbangkan makanan untuk buka puasa—hal ini dilakukan
agar pengunjung atau orang orang yang tidak bisa buka puasa dapat berbuka puasa
bersama di masjid. Latar
belakang dari tradisi ini adalah untuk membantu orang-orang yang tidak dapat
berbuka puasa (tidak punya uang, etc), dan untuk tradisi TPA adalah agar anak
anak di perumahan ini dapat membaca Quran dengan lancar. Nilai moral dari
tradisi tradisi ini adalah kami dapat merasakan kebersamaan, dan perumahan ini
sebagai rumah yang hangat—dalam artian setiap orang berteman dengan baik. Untuk
tontonan, tuntunan, dan tatanan—tontonan dan tuntunan berjalan bersebelahan, jika
ada tontonan maka secara tidak langsung terbentuklah sebuah tuntunan—dalam hal
tradisi perumahan saya, niat awal tradisi tersebut dibuat adalah agar anak anak
komplek disini tidak buta mengaji dan agar orang orang yang tidak dapat berbuka
puasa dapat tetap berbuka puasa secara gratis. Tradisi terus dipertontonkan dan
akhirnya warga warga tertuntun untuk terus meneruskannya—yang pada akhirnya
melahirkan tatanan paten di kalangan warga sini. Labels: KATITB2021, Mengbudaya |