HOME OWNER FRIENDS STUFFS FOLLOW DBOARD NEWER OLDER

Essay PoPoPe Dikpus ITB 2021
Wednesday, 30 June 2021 - Permalink - 0 Miku(s)

 

Dari observasi yang sudah saya lakukan di komplek perumahan saya, perumahan yang saya tinggali sejak kecil ini cenderung memiliki banyak sudut dan Lorong Lorong saling tembus. Perumahan ini berbentuk seperti tulang-tulang ikan, namun saling terhubung. Perumahan ini juga terbagi menjadi dua (BPK III dan BPK IV) dan dipisah oleh sebuah masjid dan kompleks kuburan yang sangat kecil disebelahnya. Di dekat masjid juga ada lapangan serbaguna yang sebetulnya adalah lapangan basket.

                Di perumahan BPK III ada sebuah jalan pintas untuk pergi ke kodam—Kodam sendiri adalah perumahan lain yang terletak disebelah BPK, namun afi kecil lebih sering melihat Kompleks Kodam sebagai tempat main akibat taman bermain di depan komplek tersebut. Di BPK III juga ada lapangan seperti di BPK IV, lagi lagi sama, lapangan basket yang sekarang menjadi lapangan serbaguna. Dulu sempat ada perpustakan kecil juga di BPK III, namun entah sejak kapan sudah tutup—padahal bermain di sore hari disana lumayan menyenangkan.

                Sejak terjadi pandemic sering adanya penyemprotan disinfektan maupun demam berdarah. Untuk sekarang penyemprotan dilakukan sekitar setiap 2 hari. Banyak warga disini yang sudah terkena covid, namun karena lingkungan yang mendukung dan ramah, banyak juga dari mereka yang bisa sembuh—keluarga saya termasuk. Orang orang disini sangat baik, mereka mengirim banyak sekali makanan dan doa. Orang orang disini juga tertib, mereka tetap memakai masker walau sekedar mengobrol di depan rumah.

                Untuk PoPoPe mahasiswa, sudah kita ketahui bahwa mahasiswa adalah bagian dari masyarakat dan cenderung sering dilihat sebagai pemimpin pergerakan. Pertama, untuk posisi, sudah dijelaskan tadi bahwa kami mahasiswa adalah bagian dari masyarakat yang harus aktif namun juga harus dapat belajar di segala kesempatan yang—dalam artian, dapat mengambil segala hikmah dan juga solusi di kemudian dengan beberapa trial and error. Untuk Potensi, mahasiswa punya potensi untuk menjadi pemimpin perubahan—tidak harus pemimpin, mungkin salah satu anggota dari badan perubahan atau organisasi di dalam perumahan tersebut atau lingkungan sekitarnya. Untuk Peran, Ini adalah realisasi atau konsekuensi dari potensi yang mahasiswa punya di lingkungannya.

                PoPoPe yang berhubungan dengan perumahan saya, yaitu; untuk peran, di perumahan ini sendiri sebenarnya sudah ada komunitas mahasiswa yang selalu diperbaharui setiap tahunnya. Komunitas ini adalah komunitas yang bertanggung jawab atas event-event yang diadakan disini—seperti tujuh belasan, kurban, karaokean sekomplek, dan lain lain. Sepertinya komunitas tersebut sudah mencakup semua popope—untuk potensi, mereka punya potensi untuk membantu warga di perumahan ini, baik dari segi acara ataupun segi lainnya. Lalu yang terakhir, peran, mahasiswa yang berada di komunitas tersebut berperan sangat penting di perumahan ini. Mereka juga sering membantu Pak RT dalam mengatur warga jika memang ada acara resmi dari RT setempat. Komunitas ini juga menyampaikan aspirasi warga-warga kepada Pak RT.  

               

Labels: ,